All posts by Melvin Shaw

Keistimewaan Kamu yang Single di Usia 25. Lebih Selow dan Fokus Mengembangkan Diri Aja

Banyak orang berasumsi jika umur 25 adalah umur emas di kehidupan. Sebab di umur itu seorang diinginkan sudah mempunyai apa yang semestinya dipunya. Seperti pekerjaan yang mapan sampai pernikahan. Jika pada umur itu seorang belum menikah atau bahkan juga pilih untuk tidak konsentrasi pada pernikahan, asumsi miring dan tidak lumrah dari orang harus harus diterima.

Untukmu yang kerasan melajang di umur 25-an, pertanyaan itu seolah telah jadi makananmu setiap hari. Entahlah pada acara keluarga atau dari bisik-bisik tetangga. Walau sebenarnya sebenarnya, kamu selow saja jalani umur 25-anmu ini. Malah ketika orang lain berasumsi beberapa macam masalah status lajangmu ini, sesungguhnya kamu sudah kantongi 6 kelebihan ini.

Sudah pasti tidak ada kelirunya bila kamu pilih untuk sendiri di umur yang mencapai seperempat era ini. Malah dengan memiliki status bujang ini, kamu dapat sepuasnya meningkatkan semua kekuatan yang ada dalam diri.

Meningkatkan kekuatan diri yang ada tidak terdiam pada umur. Berapa saja umurmu, boleh-boleh saja bila kamu lagi pengin meningkatkan ketertarikan dan talentamu untuk jadi individu yang lebih bagus kembali. Belum pasti ‘kan jika kamu punyai pasangan, kamu dapat seleluasa ini dalam menyelami kekuatan diri dan nikmati perubahannya?

Waktu lainnya bergantung dengan kekasih atau suami setiap, kamu malah jadi individu yang berdikari dan tahan banting. Tidak perlu menanti kedatangan seseorang cuman untuk lakukan suatu hal.sebuah hal. Pribadimu bisa juga dengan cepat tangani suatu hal.sebuah hal. Tidak boleh bingung bila beberapa rekan menjadikanmu figur pantuan mereka. Karena masalah kemandirian, tidak ada kembali yang penting disangsikan. Bahkan juga untuk kepentingan tiba ke nikahan rekan atau saudara, kamu tidak lagi malu bila tiba sendiri.

Rasanya Umur Udah 25, Belum Dapat Pekerjaan dan Masih Tinggal sama Orang Tua

Demikianlah hidup terkadang berjalan tidak sesuai kemauan kita, kamu dan siapa. Apa yang kamu atur dan targetkan dari dahulu, tentu ada-ada saja yang belum jadi fakta sampai saat ini. Diantaranya masalah pekerjaan, entahlah mengapa di umur yang hampir seperempat era ini, kamu masih belum memperolehnya. Walau sebenarnya usahamu juga tidak kurang-kurang, ditambah dengan gelar sarjana yang kamu sandang.

Makin berat kembali waktu kamu menyaksikan rekan-rekan sepantaranmu yang telah mengawali bergerak mapan masalah profesi atau finasial. Tidak stop di sana, ada saatnya status pengangguran jadi makin berat, waktu banyak hal berada di bawah ini berpengalaman semaunya di hidupmu.

Untukmu berasa sedih dengan diri kita. Tetapi sayang kekesalan malah untukmu makin tersuruk dan tidak suka dengan diri kamu sendiri.

Belum memperoleh pekerjaan, untukmu sering rasakan kegelisahan sendiri. Usia telah masak dan semestinya telah mempunyai pengalaman kerja, tetapi kamu belum punyai apa-apa. Masih di dalam rumah mencari peluang kerja yang ada. Sempat terbesit di pikiranmu, bagaimana jika kondisi ini bersambung sampai saat yang tidak dapat kamu yakinkan. Lantas bagaimana juga dengan gagasan hari esok yang telah kamu atur beberapa lalu, yang perlahan malah mundur dari periode waktunya.

Manusia memang tidak dapat hidup tanpa kedatangan seseorang disekelilingnya. Selaku makhluk sosial itu, kedatangan seseorang terang turut memberi peran dalam kehidupanmu. Terhitung penglihatan dan perkataan menyepelekan dari mereka. Ketika kamu tengah usaha cari kerja, mereka dengan entengnya menyepelekan diri kamu sebab masih turut orang-tua. Mereka seolah tidak ingin tahu jika sesungguhnya kamu telah habis-habisan berusaha untuk memperoleh pekerjaan.

Alasan-alasan Kamu yang Jarang Dandan Berlebihan adalah Orang yang Bahagia Luar Dalam

Kita hidup pada jaman di mana satu media sedang “asyik-asiknya” menunjukkan kecantikan dan reputasi luar seorang manusia. Untuk mengikut trend itu, cukup banyak orang yang mati-matian mengganti performanya cuman untuk memberikan kepuasan orang yang lain bahka tidak mereka mengenal.

Tetapi bila kamu tidak terhitung dalam ‘golongan’ orang yang mengutamakan pencitraan-termasuk kelompok orang jarang-jarang rias, karena itu berbanggalah. Sebab dengan berani mengusung citra diri sejati ke atas, secara tidak sadar kamu sudah rasakan beberapa kebaikan yang akan Hipwee ungkapkan di bawah ini.

Kamu bisa juga membaca artikel yang dipersonalisasikan berdasar ketertarikan kamu,

mengikut penulis favorite, dan tema yang paling dicintai.

Beberapa orang yang jarang-jarang memakai make-up terlalu berlebih ialah individu yang sesuai kenyataan dan jujur pada diri kita. Dan saat mereka bersama sama orang lain, mereka tidak perlu cemas untuk pikirkan bagaimana asumsi seseorang pada diri mereka. Hingga mereka jadi individu yang sanggup menghargai kecantikan alami seorang.

Walau memakai make-up enteng memang memerlukan waktu, tetapi dengan tidak memakai make-up terlalu berlebih kamu dapat mengirit waktu serta lebih efektif pada semua kegiatanmu. Hingga kamu akan terlatih selalu untuk berperangai efektif dan tidak menghabiskan waktu. Tidakkah itu sikap yang luar biasa?

Belajarlah untuk berani terima diri sendiri… lewat art-refs-for-all.tumblr.com

Walau kamu pahami jika hasrat tiap orang berlainan, kamu tidak akan berusaha untuk membuat. Performa luarmu sesuai standard yang mereka ingin cuman untuk ‘diterima’ oleh mereka. Malah, kamu akan berusaha untuk menunjukkan segi unikmu ke atas agar mereka sadar jika diri kamu tidak seutuhnya mengikut arus pasaran.

Mari coba berlaku sesuai kenyataan.

Hey Kamu yang Sedang Hilang Arah! Meski Hidup Buatmu Payah, Please Jangan Sampai Menyerah

Hidup ialah perjalanan sebentar. Saat sebelum sampai di titik akhir, ialah visi tiap manusia untuk dapat nikmati setiap jengkal perjalanannya. Untuk dapat jalani hidup dengan sebagus-baiknya, kita harus tentukan arah hidup dan mendapati maknanya.

“Apa sich arah kamu hidup di bumi ini?

Beberapa orang kemungkinan bisa menjawab beberapa pertanyaan di atas dengan oke. Tetapi cukup banyak juga yang ketidaktahuan mendapati jawabnya. Waktu raib arah atau arah hidup, lalu pilih berserah dan jalani sehari-harinya demikian saja. Walau sebenarnya,

“Hidup ‘katanya’ hanya sekali. Buat jadi itu bermakna, saat sebelum nantinya kamu mati…”

Terkadang, kita begitu repot dengar tanggapan atau asumsi seseorang sampai abai dalam diri sendiri. Kita makin tidak ingin dengar kata hati dan malas mengetahui — apa yang sesungguhnya jadi maunya diri. Bahkan juga, untuk dapat berhasil seperti seseorang, kita meremehkan kekhasan diri kita. Kita tidak baik manfaatkan keunggulan dan kebaikan yang sesungguhnya telah dipunyai.

Walau sebenarnya, tiap orang lahir berbekal berbentuk talenta dan kekuatan. Mereka yang pada akhirnya dapat berhasil ialah beberapa orang yang cermat manfaatkan talenta dan kekuatannya. Mereka punyai keyakinan mengagumkan jika keunggulan dan kekhasan yang dipunyai dapat mengantar dianya pada kehidupan yang lebih berbahagia dan memberikan kepuasan.

Di tengah-tengah kegiatan rutin yang sekarang kamu lalui, minimal sempatkan sedikit waktu untuk mencerminkan hidupmu. Merenungi tiap pekerjaan atau aktivitas yang kamu mainkan tiap hari. Apa yang kamu lakukan telah sesuai talenta, kekuatan dan renjanamu?

Hidup tanpa kepercayaan seperti berjalan dengan mata tertutup. Kamu memang mengambil langkah, tetapi langkahmu tidak punyai arah. Usahamu tidak dilaksanakan dengan oke dan selama-lamanya kamu akan rasakan ragu. Lagi menerka-nerka dalam hati apa opsi yang diambil telah pas atau malah salah.

Nggak Semua yang Palsu itu Buruk. Penelitian Ungkap Senyum Palsu Nyatanya Bisa Picu Suasana Positif dalam Diri

Pernah tidak sich, kamu lakukan suatu hal yang dipaksanya? Seperti tersenyum misalkan. Walau berkesan simpel untuk dilaksanakan, senyuman tidak setiap saat dapat datang di bibir. Akhirnya, kita terkadang memaksain bibir mengeluarkan senyuman walau sedang tidak pengin. Misalnya saat dipanggil rekan saat bad mood, atau waktu situasi hati sedang berduka. Kita biasa mengatakan senyuman palsu.

Walau demikian, senyuman palsu itu bukanlah tidak berarti loh. Kecuali dapat memberikan penghiburan pada diri kita yang lagi berduka, membuat senyuman palsu kenyataannya dapat pacu situasi positif pada diri. Bukti ini telah ditunjukkan oleh periset melalui hasil riset dalam jurnal dengan judul Experimental Phsycology dan diedarkan di situs Hogrefe pada 11 Mei 2020. Nah, untuk kamu yang sejauh ini engan berpura-pura tersenyum sebab menganggap tidak ada fungsinya, merilis dari IFL Science, berikut Hipwee Motivasi kumpulkan keterangan bagaimana rupanya dia dapat berguna.

Dalam jurnal Experimental Physcology, team periset dari University of South Australia menjelaskan jika berpura-pura tersenyum bisa mempengaruhi sisi otak yang terkait dengan situasi hati. Mereka menerangkan senyuman palsu pada intinya bisa menipu pemikiran kita untuk terima air muka dan bahasa badan seseorang lebih positif, yang selanjutnya tingkatkan situasi hati kita sendiri. Disini minimal kita dapat bermufakat jika arti “bersandiwara lah sampai kau lupa sedang bersandiwara” dapat berlangsung.

Lewat risetnya, beberapa periset ini bereksperimen dengan kumpulkan sekolompok peserta dan minta mereka untuk menempatkan pulpen antara gigi. Ini secara akan langsung memaksakan muka untuk tersenyum. Kamu bisa loh, coba gigit pulpen. Tentu mukamu saat ini seolah tengah tersenyum. Nah, kemudian beberapa peserta disuruh untuk memandang gestur dan pergerakan seseorang, berganti-gantian waktu mengigit pulpen atau kebalikannya.

Kegagalan Sejatinya Tak Harus Dirutuki. Justru Ia Mesti Dihadapi dengan Gagah Berani

Kehidupan akan tawarkan dua opsi-berhasil atau tidak berhasil. Tetapi, tidak seorang juga memiliki hak pesan ke-2 nya. Ada waktu di mana kita dibuai kesuksesan, juga diminta berserah pada ketidakberhasilan. Tetapi tidakkah kita seringkali menyumpahi ketidakberhasilan? Kita tidak sadar jika kegagalanlah yang malah dapat mengganti kita jadi individu yang lebih arif.

Narasi ketidakberhasilan atau kekeliruan di masa lampau tidak selalu harus dipendam atau tersimpan rapat-rapat. Saat dapat menerimanya sekalian lagi meneruskan hidup, kita malah punyai peluang selalu untuk melihat ke belakang dan berdamai dengan ketidakberhasilan. Jadi, apakah sudah kamu berasa mujur dan berdamai dengan kegagalan-kegagalan ini?

Penyesalan bisa saja kamu alami saat mengenang waktu mudamu dahulu. Begitu banyak kealpaan yang kamu bikin karena tidak dapat memikir dan berlaku dewasa. Terancam di keluarkannya dari sekolah sebab kerap absen, pernah terjebak tawuran, bergesekan dengan alkohol bahkan juga beberapa obat terlarang; banyak beberapa hal negatif yang jadikan periode mudamu resmi digolongkan tidak berhasil.

Tetapi, apa catatan ketidakberhasilan di masa lampau sudah tentu melukai periode depanmu? Pasti tidak. Saat dapat menjauhi rutinitas-kebiasaan negatif di masa lampau, kamu malah terus akan membuatnya selaku pengingat. Jika menjadi orang yang lebih bagus, haram buatmu untuk kembali terperosok di beberapa lubang hitam itu kembali. Mengoreksi diri untuk hari esok yang lebih ceria ialah hak sekalian kewajibanmu sekarang ini.

Hidup tak pernah lepas dari permasalahan. Nyaris tiap hari kamu harus ikhlas dites dan ditempa dengan bermacam masalah yang mendekatimu. Saat badanmu tidak sedang bugar, pekerjaan di kantor malah tengah banyak-banyaknya dan tuntut waktu lembur. Ketika bertepatan, bos juga menegurmu karena memandang performamu yang kurang memberikan kepuasan.

Mengintip Metode Manifestasi 55×5, Teknik Motivasi Populer yang Bisa Bantu Wujudkan Apapun yang Kamu Mau

Dalam kehidupan yang cepat ini, kemauan condong tampil tidak sesuai dengan saat yang kita punyai untuk merealisasikannya. Kamu tentu pernah kan, mengidamkan suatu hal? Entahlah itu berbentuk benda, kehidupan yang penuh penjelajahan, pertalian cinta yang membahagiakan, atau kebahagiaan abstrak berbentuk yang lain.

Nah, untuk merealisasikan hal itu bermacam langkah dapat dilakukan. Misalkan untuk satu gawai terbaru, menabung ialah cara yang dapat kita kerjakan. Atau untuk pertalian cinta yang membahagiakan, loyalitas dan sama-sama kasih lah yang diperlukan. Tetapi rupanya kamu dapat loh merealisasikan apa saja yang kamu ingin dengan belajar sudut pandang yang betul. Diantaranya memakai sistem aktualisasi 55×5. Wah, apaan tuch? Merilis Your Tango, berikut Hipwee Motivasi kumpulkan penuturannya.

Selaku salah satunya tehnik motivasi diri yang terkenal, sistem 55×5 benar-benar simpel untuk dilaksanakan. Dalam sistem ini kamu cuman disuruh untuk tuliskan apa saja yang pengin direalisasikan sekitar 55 kali sepanjang 5 hari. Sistem ini dapat bekerja secara baik bila kamu masih konsentrasi dengan yang kamu harapkan, dan memfokuskan pemikiran waktu menuliskan. Secara simpel, sistem ini berpandangan tuliskan suatu hal yang pengin dimanifestasikan secara terus-terusan bukan lah pekerjaan percuma, tetapi usaha memacu perwujudan riil.

Tetapi kamu pasti tahu, dalam kehidupan ini kemauan harus disertai dengan usaha. Nah, sama dengan sistem aktualisasi 55×5 ini. Dari sisi dengan tuliskan apa yang diharapkan, kamu harus juga usaha untuk meraihnya. Dalam usahanya, merealisasikan mimpi pasti menguntungkanmu dalam periode panjang. Contoh untuk satu gawai, kamu akan menabung dan dapat lebih arif mengurus keuangan.

Alasan Logis yang Akan Menamparmu, Bahwa Sesekali Bersikap Cuek dan Bodo Amat itu Perlu

Dalam kehidupan tentu ada-ada saja perkataan orang mengenai diri kamu. Beberapa salah satunya adalah perkataan yang tidak membuat kamu nyaman. Seperti kalimat kritikan, melarang lakukan ini itu, sampai pertanyaan memojokkan. Kamu juga ingin tidak mau pikirkan beberapa hal itu, sampai membuat kamu tidak konsentrasi pada kehidupanmu sendiri.

Dibanding lagi meracuni pemikiran, kamu perlu sesekali berlaku cuek atau periode bodoh sama mereka. Jika kamu masih sangsi ketika mau melakukan, beberapa hal di bawah ini akan menolong untuk mengetahuinya. Jika berlaku periode bodoh itu kadang-kadang perlu.

Tiap orang tentu maunya berkembang dalam segalanya. Termasuk diri kamu. Tetapi, sebenarnya ada banyak hal yang untukmu jadi sulit untuk berkembang. Diantaranya ialah perkataan orang tentangmu. Mengakibatkan kamu juga jadi takut-takut untuk lakukan ini itu sebab terus menerus pikirkan beberapa hal itu. Banyak peluang yang pada akhirnya kamu terlewat demikian saja sebab begitu pikirkan perkataan mereka.

Selaku manusia biasa, sudah pasti kamu memiliki kekuatan yang terbatas. Sekuat apa saja kamu usaha, sepanjang apa saja kamu coba, tetap kamu tidak dapat lakukan segalanya, terhitung membahagiakan beberapa orang. Karena itu kamu perlu sesekali lakukan sikap periode bodoh sama apa yang mereka ngomong padamu. Diamkan saja beberapa orang berasa sedih akan perilakumu yang periode bodoh ini. Toh kamu punyai tidak punyai semua daya untuk melayani mereka.

Hal-hal yang Dirasakan Kamu, Cewek Umur 25-an yang Belum Kepikiran Nikah Sama Sekali

anak muda sepertimu akan hadapi semakin banyak rintangan jalani kehidupan. Dimulai dari hal karier, merealisasikan keinginan orang-tua, sampai beberapa hal yang tersangkut pernikahan. Untuk cewek khususnya, usia 25-an itu adalah usia keramat di kehidupan. Masalahnya umumnya cewek akan menetapkan usia 25-an selaku batas untuk langsungkan pernikahan.

Tetapi, usia 25-an yang jadi dasar pernikahan itu tidak berlaku untukmu. Di umurmu yang masuk seperempat era ini, kamu benar-benar belum pikirkan mengenai pernikahan. Akhirnya, kamu juga sering dilihat aneh ingat di usia yang cukup masak itu, kamu seolah tidak siap untuk menyongsong hari esok. Untukmu yang berusia 25-an tetapi belum punyai bayang-bayang apa saja mengenai pernikahan, beberapa hal di bawah ini tentu sering kamu alami.

Tiap ada acara keluarga, nikahan rekan sampai acara kantor sekalinya pertanyaan “kapan nikah?” seolah jadi rekan akrabmu. Tetapi berlainan dengan umumnya cewek, kamu punyai jawaban yang dapat disebut tidak biasa. Waktu mereka umumnya menjawab dengan keinginan supaya didoakan selekasnya menikah, kamu malah berlaku rileks sekalian menjawab, “belum pikirkan nih.” Bukanlah kamu abai dengan periode depanmu sendiri. Tetapi kamu cuman belum pikirkan saja dengan poin utama yang ini.

Kamu yang belum pikirkan mengenai pernikahan pasti malas untuk ke beberapa acara yang tersangkut hal tersebut. Seperti ke pameran pernikahan dan wedding organizer. Menurutmu ke sana cuman akan menghabiskan waktu. Karena kamu belum berminat untuk lihat-lihat apa lagi sampai memperbandingkan harga paket pernikahan yang dijajakan di situ.

Tak Perlu Cemaskan Masa Depan yang Belum Datang. Jalani Saja dengan Usaha dan Doa yang Seimbang

Pikirkan hari esok memang boleh-boleh saja. Tetapi, waktu hari esok malah beralih menjadi kekhawatiran, seharusnya disetop. Toh mengkhawatirkannya tidak akan berbuah apa saja terkecuali harapan yang absurd. Harapan dan keinginanmu juga bisa stop di tengah jalan, atau musnah disantap rasa kuatir akan hari esok.

Bukannya pikirkan hari esok malah membuat hidupmu di periode sekarang teratasi demikian saja. Sebaiknya kamu mengangsung-nimbang kembali mengapa tidak semestinya hari esok itu kamu kuatirkan.khawatirkan dengan terlalu berlebih. Lalui saja harimu dengan doa dan usaha yang imbang.

Satu cangkir kopi dan sepiring cemilan yang semestinya kamu cicipi sekalian membuat gagasan atau gagasan aktivitas, musnah demikian saja dengan lamunan hari esok. Pikiranmu lagi repot dengan masalah karier yang seperti apakah yang akan datang. Hatimu sendiri juga tengah disibukkan sama dia yang tidak juga tiba lengkapi. Ingin sampai kapan kamu lagi ini?

Pikirkan perjalanan karier perlu, tetapi tidakkah lebih bernilai kembali jika kamu konsentrasi jalani dengan sebagus-baiknya semua usaha. Dan hal jodoh, tenangkan dan kuatkan hatimu. Bukannya lagi merenungkannya dengan semua kebimbangan, membuka diri kamu pada pertemanan yang lebih luas dan lagi patutkan diri kamu sesuai keinginan. Ingat saja jodohmu bukan baju yang dapat dibalik-balik, atau sendal yang pasangannya dapat terganti. Janganlah lupa nikmati tiap saat yang berguling.

Janganlah sampai kamu hidup seolah-olah tidak ada kematian, lalu nanti kamu mati tanpa pernah betul-betul rasakan hidup.

Waktu teman-temanmu telah bergerak lakukan beberapa hal, membuat kreasi ini itu dan kumpulkan semua jenis pengalaman. Kamu yang repot pikirkan hari esok malah diam pada tempat. Kekhawatiran pada hari esok membuat kamu kerap takut untuk ambil langkah baru yang mewajibkan keluar dari zone aman. Hei, periode depanmu berproses tidak cuma melalui kelenakkan, tetapi juga bermacam kesulitan. Dan sebagus-baiknya hari esok ialah yang sarat dengan lika-liku kehidupan.

Biarlah stop pikirkan hari esok, kerjakan saja apa yang perlu kamu kerjakan untuk kehidupan yang lebih bagus.